Tuesday, June 4, 2013

Soal Totem dan Ending Inception



Belakangan, profesi baru saya memaksa saya untuk harus banyak membaca tentang film. Baik itu berita film terbaru, film lama, review film, maupun diskusi-diskusi tentang film, dan lain sebagainya. Menyenangkan, karena profesi saya tersebut sebenarnya membahas hal yang saya sukai.

Karena banyak membaca artikel tentang film tersebut, saya sempat 'nyasar' dalam sebuah forum diskusi yang membahas tentang salah satu film fenomenal karya Christopher Nolan, Inception (2010). Memang film tersebut fenomenal, namun setelah membaca forum diskusi tersebut, tampaknya label kontroversial juga pantas disematkan untuk film tersebut karena ternyata film tersebut banyak memicu teori-teori yang diperdebatkan oleh para penikmat film. Salah satu hal yang diperdebatkan adalah mengenai totem yang digunakan oleh sang tokoh utama.

Inception production still 13 Inception Ending Explained
Cobb sedang melihat totem-nya yang sedang berputar

Dalam film tersebut, diceritakan seorang perampok ulung bernama Dom Cobb (DiCaprio) yang menggunakan mimpi sebagai mediumnya diminta oleh seorang pengusaha kaya raya, Saito (Watanabe), untuk melakukan 'inception' pada pewaris tahta Robert Fischer, Jr. (Murphy) agar bisnis yang dijalankan oleh Saito dapat berjalan dengan lancar. Cobb yang dijanjikan untuk dapat kembali ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan anak-anaknya setelah dirinya menjadi buronan di negara tersebut bersedia untuk melakukan hal itu.

Dalam film tersebut, Cobb dan rekan-rekannya yang sering 'keluar-masuk' mimpi orang lain maupun mimpinya sendiri memiliki sebuah benda kecil dengan bentuk khas yang dibuat oleh masing-masing dari mereka. Benda kecil yang mereka sebut totem tersebut berfungsi sebagai penanda apakah mereka sedang ada di dunia mimpi ataukah di dunia nyata. Totem bisa bermacam-macam bentuk, yang pasti berbentuk kecil. Sebagai contoh, totem milik Cobb adalah sebuah gasing kecil peninggalan istrinya yang tidak berhenti berputar jika ia berada di dalam mimpi. Ada juga yang berbentuk dadu seperti milik Arthur (Gordon-Levitt), ataupun berbentuk bidak catur seperti milik Ariadne (Page) yang tidak bisa jatuh jika ia sedang berada di dalam mimpi.

Sampai di sini, saya mau menahan pembaca yang belum pernah menonton filmnya agar tidak membaca lebih lanjut karena akan ada pembahasan tentang akhir cerita dari film ini. Kecuali jika memang tidak keberatan, ya silakan lanjutkan.

Di akhir cerita, Cobb akhirnya dapat kembali ke AS setelah Saito menepati janjinya agar Cobb dapat kembali ke negara tersebut dan menemui anak-anaknya setelah misi 'inception'-nya berhasil. Saat Cobb tiba di rumahnya, ia yang tidak percaya bahwa akhirnya ia dapat kembali bertemu dengan anak-anaknya dan mulai memutar totem yang dimilikinya untuk meyakini bahwa ia tidak berada di alam mimpi. Setelah melihat anak-anaknya, ia seakan langsung tidak peduli dengan totem tersebut dan meninggalkannya. Totem itu terus berputar dan akhirnya film itu berakhir.

Film tersebut seakan tidak memberikan jawaban apakah Cobb sedang berada di alam mimpi atau di dunia nyata. Banyak fans yang berpendapat bahwa Cobb masih berada di alam mimpi, karena totem tersebut tidak jatuh dan masih berputar. Namun ada juga yang bilang bahwa Cobb ada di dunia nyata karena mereka mendengar suara totem tersebut jatuh saat film berakhir walaupun hal tersebut tidak digambarkan.

Bagaimana tanggapan sang sutradara sendiri? Nolan menyerahkan hal tersebut kepada penonton. Ia berkata, bagi yang menyukai akhir film dengan Cobb berada di mimpi, silakan. Bagi yang berpikir sebaliknya, silakan. Namun, ia sendiri memilih untuk percaya bahwa Cobb telah ada di dunia nyata, bukan di alam mimpi walau totem tersebut tidak diperlihatkan jatuh.

Menarik untuk membahasnya lebih lanjut. Namun ada salah satu teori yang menurut saya membuat film ini luar biasa. Tentang totem orisinal milik Cobb. Dalam cerita tersebut, totem berbentuk gasing yang digunakan oleh Cobb adalah peninggalan dari istrinya yang bunuh diri setelah dirinya tidak bisa membedakan antara dunia nyata dan mimpi. Lalu, kemana totem asli milik Cobb?

Setelah saya membaca diskusi-diskusi yang dibuat oleh para penggemar Inception tersebut, saya cukup tercengang ketika ada yang mengatakan bahwa totem milik Cobb adalah cincin kawin miliknya. Teori tersebut mengatakan bahwa di dalam mimpi, Cobb selalu tampak menggunakan cincin tersebut. Sementara di dunia nyata, ia tidak pernah menggunakannya. Penasaran dengan kebenaran teori tersebut, saya langsung menonton kembali film tersebut untuk membuktikan hal tersebut. Hasilnya? Tepat. Cobb menggunakan cincin dalam mimpi namun tidak pada dunia nyata.

Namun bagi saya, hal tersebut bukanlah bukti bahwa cincin tersebut adalah totem milik Cobb. Melainkan, untuk penonton. Mengapa? Karena penonton pun, menurut saya, perlu untuk mengetahui apakah mereka sedang menonton scene  mimpi atau realita, dan Nolan adalah sutradara yang peduli akan hal detail semacam itu. Sedangkan, untuk totem milik Cobb bisa saja berbentuk lain yang tidak diceritakan oleh filmnya.

Satu pertanyaan tersisa, pada scene terakhir saat Cobb bertemu dengan anaknya, dan totem gasing tersebut tidak berhenti berputar, apakah Cobb menggunakan cincinnya? Tidak. Jadi, jika Anda percaya akan teori totem cincin tersebut, maka akhir dari film ini dapat terbaca dengan jelas.

Anda percaya yang mana? :)
***


(Warner Bros. Pictures) Directed by: Christopher Nolan Starring: Leonardo DiCaprio, Ken Watanabe, Cillian Murphy, Ellen Page, Joseph Gordon-Levitt, Tom Hardy, Sir Michael Caine, Marion Cotillard Running time: 148 minutes Budget: $160 million




PS: Jika saya disuruh membuat daftar 10 film terbaik sepanjang masa yang pernah saya tonton, maka film ini akan masuk dalam daftarnya. Setuju?

6 comments:

  1. I've just realized it, the totem, how amazing he is. Great movie in fact.

    ReplyDelete
  2. setujuuuu... inception emang keren kak :)
    dan masalah totem punya Cobb itu saya baru tau sekarang kalau itu cincin ._.

    ReplyDelete
  3. Ada satu teori lagi yang saya temukan bahwa aktor/aktris cilik yang memerankan phillipa dan james adalah 2 orang (secara keseluruhan menjadi 4 orang) yang berbeda. Phillipa dan james yang berada dimimpi cobb berumur lebih kurang 3 dan 1,5 tahun sedangkan Phillipa dan James yang ditemui Cobb diakhir film berumur 5 dan 3,5 tahun. Jadi Cobb sudah meninggalkan anak-anaknya selama dua tahun. Saya temukan di situs imdb.com sewaktu membaca credit full cast dari film Inception.

    ReplyDelete
  4. coba liat lagi.. totemnya waktu si cobb ngebuat sendiri dunianya.. untuk mengetest ariadne... itu berada didalam pikiran cobb... berarti secara nyata.. di akhir cerita, cobb sedang bermimpi... ingat ngak waktu mal mau menunjukan wajah anak2nya ke cobb dan cobb menolak? menurut teori saya.. jika seseorang masuk kedalam limbo.. maka pikirannya berada di satu layer lagi berada di pemilik pikiran terakhir.. cobb diantara mall, saito, atau fischer...

    ReplyDelete
  5. oke.. kalau saya dari awal nonton percaya kalau cobb sudah berada di alam nyata. ini kenapa leo dapet peran2 yg istrinya meninggal ya karena depresi, gila. inget di film shutter island? istrinya leo juga mati.

    ReplyDelete
  6. Suka sekali film ini tapi belum masuk untuk top 10, bahkan ada 3 film Nolan yang lebih saya suka dari Inception. Itulah sutradara hebat, kita sulit untuk memilih film terbaik dari dia karena semuanya bagus Sinopsis dan Jalan Cerita Film

    ReplyDelete