Friday, May 27, 2011

Pinggir Jendela: Bodoh itu Menular

Silakan kalau kalian ingin membantah judul tulisan ini. Tapi sebelumnya, coba lihat dulu gambar di bawah ini.



Gambar itu saya ambil kemarin (27 Mei 2011) sore di wilayah kampus UPI. Tepatnya di dekat taman Partere, dekat kantor rektorat.

Well, gambar itu memang menunjukkan bahwa mereka, yang memarkir motor di depan tulisan 'KAWASAN BEBAS KENDARAAN RODA DUA', kurang pintar (baca: bodoh). Mereka bodoh karena mereka bisa membaca, tapi tidak membaca saat keadaan mengharuskan.

Kenapa menular? Oke, kita coba bayangkan apa yang terjadi 10 menit sebelum foto ini diambil.

Menit 0 sampai menit 2
Dari 5 motor yang ada dalam gambar di atas, pasti ada salah satu motor yang jadi 'pelopor' kebodohan, yaitu yang pertama memarkirkan motor di sana. Dia, pengendara motor pertama, datang dengan bodohnya dan mulai parkir tanpa peduli akan larangan itu. Kita sebut kebodohan ini sebagai #bodoh1.

Menit 2 sampai menit 4
#bodoh1 tersebut menularkan kebodohan pada pengendara motor kedua yang memarkirkan motornya di sana. "Ngapain parkir jauh-jauh. Ini ada yang parkir motor di sini padahal gak boleh, tapi gak apa-apa," mungkin itu yang ada di dalam pikiran pengendara motor kedua. Kebodohan dengan sukses ditularkan. Terciptalah #bodoh2.

Menit 4 sampai menit 6
#bodoh2, bersama-sama #bodoh1, menularkan kebodohan mereka kepada pengendara motor ketiga, dan menciptakan #bodoh3.

Menit 6 sampai menit 8
#bodoh3, bersama-sama #bodoh1 dan #bodoh2, menularkan kebodohan mereka kepada pengendara motor ketiga, dan menciptakan #bodoh4.

Menit 8 sampai menit 10
#bodoh4, bersama-sama #bodoh1, #bodoh2, dan #bodoh3, menularkan kebodohan mereka kepada pengendara motor ketiga, dan menciptakan #bodoh5. Saya mengambil foto ini.

***

Itulah kenapa saya bilang bodoh itu menular.

Pesan saya cuma satu: selalu lakukan hal pintar, karena pintar juga menular. (tapi nggak akan saya tulis sekarang kenapa saya bilang pintar itu menular)

Sekali lagi, bodoh itu menular, guys.

Thursday, May 26, 2011

Gedung Fotogenik

Belakangan ini saya senang mengambil gambar lewat handphone saya. Handphone saya ini bukan handphone yang sophisticated, hanya handphone biasa berkamera 2 megapixel.

Dari beberapa objek yang saya ambil gambarnya, ada satu objek yang saya sangat senang sekali untuk ambil gambarnya. Bukan perempuan cantik, bukan tanaman penuh warna, tapi sebuah gedung tua di depan gedung FPBS: Gedung Isola.

Saya juga bingung kenapa saya senang sekali mengambil gambar gedung ini. Gedung Isola itu adalah gedung yang, IMO, fotogenik. Biarpun difoto oleh fotografer-kamera-handphone-amatiran seperti saya, gedung itu selalu tampak indah luar biasa.

Ini beberapa foto Gedung Isola yang saya ambil dari handphone saya:


Robot Head




Giant



Bumi Siliwangi

Info lebih lanjut tentang gedung fotogenik ini bisa dilihat di sini atau di sini.

Wednesday, May 11, 2011