Sunday, February 27, 2011

Tersadar - Meizar Ahmad Assiry feat. Ditha Dwi Pusparini (OST. eightONEment)

Tersadar - Meizar Ahmad Assiry feat. Ditha Dwi Pusparini


Kuterbangun, tersadar dan melamun.
Terhenyak dari buaian khayalan.
Tak berbeda. Biasa.
Kecupan dunia di wajah.
Ku merasa nyata.

Dan inilah tempat yang menyakitiku.
Dan inilah tempat pembunuh harapku.
Dunia..

Ku tak bebas, diperdaya.
Ku tertipu. Sakitnya.
Semua terasa sama.
Tak berbeda. Biasa.
Kecupan dunia di wajah.
Ku merasa nyata.

Dan inilah tempat yang menyakitiku.
Dan inilah tempat pembunuh harapku.
Dan inilah tempat kupeluk cintaku.
Dan inilah tempat kucium wangimu.
Dunia..
Dunia..
Dunia..
Dunia..

Takkan lari. Takkan lari.
Kuhadapi kau disini.
Takkan lari. Takkan lari.
Walau terus kau sakiti.
Takkan lari. Takkan lari.
Kuhadapi kau disini.
Takkan lari..

Dan inilah tempat yang menyakitiku.
Dan inilah tempat pembunuh harapku.
Dan inilah tempat kupeluk cintaku.
Dan inilah tempat kucium wangimu.
Dunia..
Dunia..
Dunia..
Dunia..


***

Produced by: Fikri Rasyid
Lyrics by: Meizar Ahmad Assiry
Music by: Meizar Ahmad Assiry
Main Vocal: Meizar Ahmad Assiry
Backing Vocal: Ditha Dwi Pusparini

Wednesday, February 16, 2011

I Think Bus, Therefore I Am

Well, udah lama gue ngeblog tapi gak ada yang diseriusin. Maksudnya, gue gak bisa nulis di satu alamat blog tanpa pindah-pindah. Gak tau kenapa, tapi kayaknya karena emang gue gak begitu mengikuti perkembangan blog-blog.

Pertama kali ngeblog itu waktu SMA. Keitungnya terlambat karena temen-temen lain udah pada punya blog sendiri dan konsisten di blog itu. Gak pindah-pindah kayak gue. Blog pertama gue bikin di Blogger. Itu juga dibikinin temen. Kebayang, kan? Bikin aja males apalagi ngisi. :p

Akhirnya gue coba-coba bikin di Wordpress. Kali ini bikin sendiri. Isinya tugas kuliah karena waktu itu di suruh bikin blog untuk mata kuliah Writing for General Communication. Sebenernya bikinnya gak terpaksa karena gue memang niat bikin blog. Tapi, gak tau kenapa, tetep aja kurang sreg dengan blog yang itu. Biarpun gak sreg, dari sana gue jadi mulai reguler nulis sesuatu di buku catatan untuk dipindahkan ke blog walaupun gak dipindahkan semua.

Setelah lama gak ngeblog gara-gara gak sreg tadi, gue pindah lagi buat sendiri blog di blogger. Isinya cuma foto-foto dan menggunakan bahasa Inggris yang ancur. Biarpun gue seneng ngerjainnya, itu bukan gue banget.

Akhirnya gue bikin lagi. Kali ini lebih serius sampe gue bikin tema khusus buat blog ini. Temanya: BUS. Karena gue sering naik bus dan seringkali pemikiran gue datengnya dari hasil ngelamun di bus DAMRI.

Awalnya, gue cuma bikin profil dan copy-paste hasil tulisan gue di blog yang Wordpress. Tapi setelah itu, ada juga tulisan-tulisan hasil dari ngelamun tadi dan beberapa cerpen dari buku catatan yang gak terbit (baca: ditolak) setelah gue kirim ke koran-koran.

Waktu pertama gue masih kurang puas sama blog ini. Bukan dari segi kontennya, tapi dari segi tampilannya. Maklumlah karena gue termasuk gaptek soal beginian, jadi gue dari kemaren ngulik sendiri cari-cari tampilan yang bagus.

Akhirnya gue persembahkan tampilan blog gue "Catch Your BUS!!!" yang baru. Yang lebih simple. Dengan komposisi warna yang gak terlalu ribet. Juga gue menambahkan beberapa gadget seperti "T w i t t e r" dan beberapa link baru di bagian "M i n d M e a l s".

Selamat membaca. :)


"I think bus, Therefore I am."

Monday, February 14, 2011

Pinggir Jendela: Dari Seminar Ke Pembalut

Waktu hari Jumat kemarin gue ikut Seminar Online Media: Citizen Journalism & Entrepreneurship. Pembicara seminarnya ada Budiono Darsono (Founder dan Pemimpin Redaksi detik.com), Ricardo Indra (GM Corporate Communication Telkomsel), dan Raditya Dika (Blogger, Novelis).

Banyak ilmu yang didapet. Banyak hal baru yang baru gue tau. Sebenernya, Yang paling banyak ilmunya itu yah materi dari BDI, panggilan Budiono Darsono. Soalnya materi dari Ricardo Indra itu lebih ke promosi barang, Telkomsel. Sedangkan materi dari Raditya Dika lebih ke tips menulis which is tips-tipsnya sedikit banyak mirip sama yang ada di bukunya Naning Pranoto yang udah pernah gue baca sebelumnya.

Tapi ada satu hal yang menggelitik dari materinya Raditya Dika. Disana, Radit bilang bahwa iklan shampoo adalah iklan yang gak logis atau aneh. Iklan shampoo adalah normal pake model cewek-cantik-di-luar-kewajaran dengan rambut panjang sempurna. Yang gak normal adalah waktu pake shampoo, keramas, si cewek itu gembira luar biasa. Gak pernah tuh, di dunia nyata, yang keramas sampe segembira yang di iklan. Senyum-senyum sendiri gak puguh. Gembira seakan dia nggak pernah kuliah pagi dengan toleransi terlambat 0 menit.

Masuk akal. Emang iklannya aneh.

Lebih aneh lagi adalah iklan salah satu shampoo berinisial "Sunsilk" yang ada Ariel Peterpan-nya. Radit cerita sekarang dia takut kalau pas dia lagi keramas ada yang ngetok pintu. Kalau ada yang ngetok pintu dia bakal teriak: "SIAPA ITU?! ARIEL YA?? ARIEL??!!! TIDAAAAK!!!" Orang-orang ngakak. Gue nyengir. Ada yang menggelitik pikiran gue.

Sebenernya gue juga punya pikiran kayak gitu. Bukan iklan shampoo, karena emang gue baru sadar akan hal itu pas Radit ceritain, tapi gue punya pemikiran sama bahwa ada juga iklan yang gak normal selain iklan shampoo: Iklan pembalut.

Iklan pembalut adalah iklan paling bohong sedunia. Kalau gak percaya, coba aja perhatiin iklan pembalut dan perhatiin juga kenyataan yang ada. Iklan pembalut itu yah begitu-begitu aja ceritanya: Cewek cantik, lagi menstruasi, gak pede gara-gara takut tembus, dan pake celana putih.

Gue mencoba menghubungkan korelasi antara pembalut dengan cewek cantik. Hasilnya? Gak ada. Iklan pembalut dengan model cewek cantik itu kayak iklan celana dalem pria dengan pria tampan dan otot-otot badannya. Gak nyambung kecuali produk yang dipromosiin itu dipake di muka.

Oke-oke, gue ngerti kalau itu buat narik konsumen. Biar konsumen mau beli karena liat iklan, bukan konsumen malah jadi kabur gara-gara liat model iklan yang mukanya mirip gue.

Eiitt.. Tapi masih ada yang gue aneh dari iklan pembalut. Di iklan pembalut, semua cewek itu gak pede karena takut tembus dan gak pede gara-gara menstruasi. Sampai sana sih masih wajar dan emang di dunia nyata cewek-cewek kadang begitu. Yang aneh adalah: model-iklan-yang-harusnya-lagi-menstruasi itu riang-gembira-syalalalala.

Coba deh liat di dunia nyata. Mana ada cewek lagi 'dapet' malah gembira senyum-senyum ke banyak orang? Cewek lagi dapet itu berubah sejenak jadi psikopat melebihi Jigsaw. Cewek yang lagi dapet itu sensitif dan ambekan. Gak senyum-senyum tapi cemberut nahan sakit perut.

Iya gak? Iya dong. Yang bilang nggak ya monggo. Tapi setau gue ya begitu. Ahh.. Ya sudalah. Kalau diterusin tulisan gue juga malah jadi aneh. :p

Well, Happy Valentine's Day then! :D