Saturday, August 21, 2010

Standing on Aisle: Saksi Bisu

Aku berada di jalanan besar. Ini Ibu Kota. Jalanan besar ini hanya Ibu Kota yang punya. Anehnya, aku berada di tengah jalan. Tak ada satupun kendaraan yang melewati jalan ini. Satu-satunya kendaraan di jalan ini hanya mobil minibus di seberang jalan yang sekarang sedang terbakar dilalap api yang berkobar.

Yang berkobar bukan hanya kendaraan itu, tapi juga para anak Adam yang sedang saling lempar teriakan, cacian, serapah, bahkan batu, botol dan tongkat-tongkat kayu. Mereka melempari anak Adam lainnya, yang sedang berlindung di balik tameng plastik dan pelindung kepala fiber.

Termakan kobaran semangat. Aku mengambil batu yang ada di dekatku. Ku lempar batu itu jauh menuju para anak Adam yang menggunakan pelindung. Entah kepada siapa aku melempar. Tak peduli siapa yang kena, yang penting aku mengenai salah satu dari mereka. Ya! Aku sudah termakan amarah rekan-rekan di dekatku yang meneriakan para pengguna pelindung itu.

Siapa yang salah? Aku tak tahu. Dari sudutku melihat, kelompokku yang benar. Orang-orang di dekatku meneriakkan bahwa para pengguna pelindung itu telah berlaku semena-mena. Polisi itu sudah melukai perasaan orang-orang ini, rekan-rekanku.

Ku ambil lagi batu yang lain. Belum sempat aku mengambil ancang-ancang untuk melempar, aku jatuh. Sebelum aku jatuh, aku hanya melihat sebuah batu seukuran kepalan tangan meluncur tepat menuju kepalaku.

Sebelum aku tak sadarkan diri, aku mengenali batu itu. Itu batu yang tadi ku lempar.

***

Ini aku, memakai pelindung sebuah tameng plastik dan helm fiber. Aku berada di Ibu Kota, tepatnya di salah satu jalan protokol ini. Tak ada kendaraan yang melintas, yang ada hanya sebuah mobil yang sedang berkobar di dekat gerombolan kami.

Di seberang sana ada ratusan mahasiswa yang terus menerus menyerang kami. Mereka meneriakkan cacian, makian, serapah, dan melemparkan botol, batu, bahkan balok-balok besar kayu pada kami.

Aku baru saja melemparkan sebongkah batu seukuran kepalan tangan kearah mereka. Aku khilaf. Itu hanya bentuk perlindungan diriku. Sebelumnya batu itu hampir mengenai diriku.

Beberapa menit sebelum ini, sebuaha batu meluncur tepat mengarah ke arah kepalaku. Aku tak bisa menghindar. Batu itu sudah sangat dekat denganku. Aku hanya dapat berlindung di bawah tameng plastik ini.

Aku marah. Tak tahukah mereka bahwa aku adalah seorang ayah dari 4 orang anak yang bercita-cita tinggi, yang tak mungkin ku tinggalkan saat ini karena itu bisa merusak seluruh cita-cita mereka? Anakku mungkin akan menjadi seperti mereka, barbar, jika hidup tanpa bimbingan seorang ayah.

Kulempar kembali batu itu. Entah kepada siapa aku melempar. Tak peduli siapa yang kena, yang penting lemparanku mengenai salah satu dari mereka. Ya! Aku sudah termakan amarah dari lemparan batu itu.

Kulihat di seberang sana. Mereka memanas. Salah satu dari mereka roboh terkena lemparan batu. Kurasa itu batu dari lemparan dariku. Aku merasa bersalah. Sulit untuk bergerak.

Kulihat disana seseorang melemparkan batu dari samping tubuh rekannya yang roboh. Batu itu menuju kearahku. Aku tak sanggup bergerak. Tak lama aku jatuh. Helmku pecah.

Sebelum aku tak sadarkan diri, aku mengenali batu itu. Itu batu yang tadi ku lempar.


Bandung, 21 Agustus 2010. 22.46.

Monday, August 16, 2010

Karcis Bus: Perlengkapan MOKA FIX (Katanya)

PETUNJUK TEKNIS

MASA ORIENTASI KAMPUS (MOKA)

REMA UPI 2010

I. TEMA KEGIATAN

Tema dari MOKA REMA UPI 2010 adalah Tingkatkan Prestasi Akademik, Tumbuhkan Mental Aktivis, Guna Membangun Almamater UPI”.

II. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Kegiatan ini dilaksanakan pada:

Hari, Tanggal : Selasa s.d. Jum’at, 24 – 27 Agustus 2010

Waktu : 06.30 – 15.30 WIB

Tempat : Kampus UPI Bumi Siliwangi dan Kampus Daerah.

III. PESERTA

Peserta MOKA REMA UPI 2010 adalah mahasiswa lama dan atau mahasiswa baru 2010 yang telah diterima secara sah di UPI.

IV. TATA TERTIB PESERTA

1. Hadir paling lambat 10 menit sebelum kegiatan dimulai

2. Penampilan secara keseluruhan sopan dan rapi, dengan ketentuan :

  1. Laki-laki
    1. Rambut rapi dan tidak dicat.
    2. Kemeja warna putih polos lengan panjang (dimasukkan ke dalam celana) dan memakai kaos dalam (untuk hari ke 1,2 dan 4).
    3. Atasan kaos putih (untuk hari ke 3)
    4. Celana panjang warna hitam bahan formal bukan jeans dan bukan PDL.
    5. Mengenakan ikat pinggang warna hitam
    6. Mengenakan dasi warna hitam (untuk hari ke 1, 2, dan 4), seperti dasi paskibra
    7. Sepatu tertutup warna hitam dan mengenakan kaos kaki
  2. Perempuan
    1. Rambut tidak dicat, bagi yang berambut panjang wajib diikat
    2. Kemeja lengan panjang warna putih polos (panjangnya minimal satu jengkal di bawah pinggul, tidak dimasukkan ke dalam rok) dan memakai kaos dalam
    3. Atasan kaos putih polos lengan panjang (untuk hari ke 3), tidak transparan dan tidak ketat, panjangnya minimal satu jengkal di bawah pinggul.
    4. Rok panjang warna hitam bukan jeans, tidak berbelah, tidak ketat dan memakai dalaman celana panjang (boleh lagging/celana kain/celana olahraga).
    5. Bagi yang berkerudung mengenakan kerudung warna putih, tidak diikat ke leher dan panjangnya menutupi dada.
    6. Bagi yang tidak berkerudung, mengenakan dasi warna hitam (untuk hari ke 1, 2, dan 4)
    7. Sepatu tertutup warna hitam dan mengenakan kaos kaki
  3. Memakai Atribut sebagai berikut:
      a. Name Tag, dengan ketentuan:
      1) Bahan : Kertas Spotlight berwarna
      2) Bentuk : Lingkaran berdiameter 17 cm untuk semua sektor.
      3) Tali : pita kecil warna hitam.
      4) Warna :
      – Sektor 1 : Warna Putih
      – Sektor 2 : Warna Hijau Muda
      – Sektor 3 : Warna Biru Muda
      – Sektor 4 : Warna Kuning
      – Sektor 5 : Merah Muda
      5) Sisi Depan : Berisi Nama, NIM, Jurusan, Fakultas, Sektor, Kelompok, Motto hidup, pas foto terkini 4 x 6 yang ditempel di bagian tengah atas.

6) Sisi Belakang : Catatan kesalahan, dengan format sebagai berikut

b. Alas duduk dari kertas karton hitam dengan ukuran 50 x 50 cm dilapisi plastik.

c. Buku MOKA, dengan ketentuan :

1) Buku dibuat sendiri dari buku catatan biasa (buku tulis, ex: mirage/sidu), tidak boleh ukuran bigboss.

2) Sampul buku

a) Terbuat dari kertas spotlight, warna sesuai dengan warna name tag sektor

b) Bertuliskan nama kegiatan {Masa Orientasi Kampus (MOKA) REMA UPI 2010} dengan tulisan menggunakan Spidol warna hitam.

3) Buku MOKA berisi :

Halaman 1:

a) Biodata peserta, mencakup : Nama, NIM, Fakultas,Sektor,Jurusan, program studi, tempat tanggal lahir, alamat asal, alamat di Bandung, No.Telp/HP, e-mail, kegemaran, keterampilan yang dimiliki, sifat, motto hidup.

b) Pas foto pemilik ukuran 3 x 4 ditempel disudut kiri bawah

c) Tanda tangan pemilik disudut kanan bawah

Halaman 2 : Alasan dan harapan masuk UPI

Halaman 3 :Target pribadi pada 5 tahun ke depan

Halaman 4: Lembar perkenalan (peserta dan panitia)

d) Halaman 4-8 untuk data perkenalan dengan Peserta: Nomor, nama, jurusan, alamat, kelompok, sektor dan tanda tangan.

NO NAMA JRSN KLMPK SEKTOR ALMT TTD





















e) Halaman 9-13 untuk perkenalan dengan Panitia : Nomor, nama, jurusan, jabatan, alamat, pesan, tanda tangan

NO NAMA JRSN JBTN ALMT PSN TTD





















f) Halaman 14-17 untuk kunjungan stand UKM (minimal setiap MARU mengunjungi 10 UKM) : Nomor, Nama UKM, jabatan, alamat sekre, tanda tangan

NO NAMA UKM JABATAN ALAMAT SEKRE TTD















d. Alat tulis
e. Membawa tugas yang telah ditentukan oleh panitia.
f. Berlaku sopan, dan disiplin selama kegiatan berlangsung.

TUGAS PESERTA

1. Individu

  • Alat Sholat+sajadah
  • Alquran
  • Air Mentah 1,5 L ( Untuk Wudhu )
  • Obat-obatan pribadi
  • Alas untuk solat ( koran, atau apa saja yang bisa dipakai untuk dijadikan alas)

Ket: Semua perlengkapan yang tercantum di atas, dibawa setiap hari

2. Kelompok

  • Setiap satu kelompok harus mengumpulkan buku bacaan layak pakai sebanyak minimal 5 buah, standar bacaan Sekolah Dasar (dikumpulkan pada pemandu kelompok masing-masing)

V. HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA

  1. Hak
    1. mendapatkan fasilitas dan perlakuan yang adil antar sesama peserta
    2. menyampaikan pendapat dan pendirian
    3. menyampaikan saran dan masukan dalam pengambilan keputusan yang melibatkan peserta
    4. melakukan pembelaan sebelum diberi sanksi
  2. Kewajiban
    1. mengikuti seluruh rangkaian acara MOKA REMA UPI 2010. bila berhalangan hadir atau sakit, maka peserta wajib memberikan keterangan kepada ketua pelaksana.
    2. menaati aturan yang berlaku
    3. menjaga nama baik almamater
    4. melaksanakan setiap keputusan dan peraturan panitia
    5. disiplin.

VI. LARANGAN PESERTA

  1. Membawa alat hiburan elektronik di lokasi kegiatan seperti gamewatch, walkman, dan sebagainya.
  2. Memakai perhiasan berlebihan
  3. Mengaktifkan nada dering alat komunikasi seperti HP, PDA, dan sebagainya selama kegitan berlangsung
  4. Pulang sebelum kegiatan selesai tanpa izin dari ketua pelaksana MOKA, Penanggungjawab kegiatan kejurusanan/Program studi, dan SC
  5. Membawa benda tajam (termasuk gunting dan cutter)
  6. Membawa rokok dan atau merokok di lokasi kegiatan (kampus UPI)
  7. Membawa dan atau dalam pengaruh narkotika, obat-obatan terlarang, zat adiktif, dan psikotropika lainnya.
  8. Membawa VCD, buku, atau gambar porno dan barang lainnya yang dapat merusak akhlak.

VII. PELANGGARAN DAN SANKSI PESERTA

VII.1 Pelanggaran

Jenis pelanggaran Peserta dikategorikan dalam 2 hal, yaitu:

a. Ringan, yang termasuk pelanggaran ringan adalah:

1) Terlambat kurang dari 15 menit, keterlambatan dihitung dari waktu yang sudah ditentukan, misal pukul 06.00 WIB, maka pukul 06.01 -06.15 WIB termasuk pelanggaran ringan.

2) Tidak membawa tugas 1 macam

3) Penampilan tidak sesuai dengan ketentuan

4) Atribut atau tugas tidak sesuai dengan ketentuan

5) Melakukan pelanggaran terhadap larangan point a, b, dan c.

b. Berat, yang termasuk pelanggaran berat adalah:

1) Terlambat lebih dari 15 menit, dengan pejelasan sama seperti pada pelanggaran ringan.

2) Tidak membawa tugas lebih dari 1 macam

3) Atribut tidak lengkap

4) Membuat kekacauan ketika acara berlangsung

5) Menghina, melecehkan dan melakukan tindakan represif ketika acara berlangsung.

6) Melakukan pelanggaran terhadap larangan point d, e, f, g, dan h

VII.2 Sanksi

Bagi Peserta yang melanggar ketentuan akan diberikan sanksi berupa :

a. Ringan :

1) Permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan.

2) Diberi teguran atau peringatan atas kesalahan yang dilakukan

3) Memungut sampah minimal 5 buah di sekitar tempat acara berlangsung dan atau mencabut pamflet yang telah habis masa berlaku sebanyak 5 lembar disekitar acara berlangsung.

4) Barang-barang yang seharusnya tidak boleh dibawa diamankan oleh panitia untuk sementara waktu

5) Sanksi atas kesalahan atribut yang tidak sesuai dengan ketentuan disertai perbaikan atribut hingga sesuai dengan ketentuan yang dimaksud.

b. Berat

1) Permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan

2) Diberi teguran atau peringatan atas kesalahan yang dilakukan

3) Barang-barang yang seharusnya tidak boleh dibawa (larangan point e, f, g, h) akan diamankan oleh panitia untuk diadukan kepada mahkamah.

4) Memungut sampah minimal 15 buah di sekitar tempat acara berlangsung dan atau mencabut pamflet yang telah habis masa berlaku sebanyak 15 lembar disekitar acara berlangsung.

5) Membuat resume acara Editorial berita malam.

Tuesday, August 10, 2010

Karcis Bus: Perlengkapan MOKA

PETUNJUK TEKNIS
MASA ORIENTASI KAMPUS (MOKA)
REMA UPI 2010


I. KETENTUAN UMUM
Petunjuk teknis ini dibuat oleh SC sebagai pedoman bagi OC dalam merealisasikan kegiatan MOKA REMA UPI 2010 dan merupakan penjabaran dari Petunjuk Umum dan Petunjuk Pelaksanaan MOKA REMA UPI 2010.

II. TEMA KEGIATAN
Tema dari MOKA REMA UPI 2010 adalah ” Tingkatkan Prestasi Akademik, Tumbuhkan Mental Aktivis, Guna Membangun Almamater UPI”.

III. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari , Tanggal : Selasa s.d. Jum’at, 24 - 27 Agustus 2010
Waktu : 07.00 – 15.30 WIB
Tempat : Kampus UPI Bumi Siliwangi dan Kampus Daerah.

IV. PESERTA
Peserta MOKA REMA UPI 2010 adalah mahasiswa lama dan atau mahasiswa baru 2010 yang telah diterima secara sah di UPI.

V. TATA TERTIB
Peserta
1. Hadir paling lambat 10 menit sebelum kegiatan dimulai
2. Penampilan secara keseluruhan sopan dan rapi, dengan ketentuan :

a. Laki-laki
1. Rambut tidak dicat.
2. Kemeja warna putih (boleh lengan panjang atau pun pendek, dimasukkan ke dalam celana) dan memakai kaos dalam (untuk hari ke 1,2 dan 4).
3. Atasan kaos putih polos (untuk hari ke 3)
4. Celana panjang warna gelap bahan formal bukan jeans dan bukan PDL. (untuk hari ke 1,2,3 dan 4).
5. Mengenakan ikat pinggang warna gelap
6. Sepatu tertutup warna gelap dan mengenakan kaos kaki

b. Perempuan
1. Rambut tidak dicat, bagi yang berambut panjang wajib diikat
2. Kemeja lengan panjang warna putih (tidak dimasukkan ke dalam rok) dan memakai kaos dalam (untuk hari ke 1,2 dan 4).
3. Atasan kaos putih polos lengan panjang (untuk hari ke 3), tidak transparan dan tidak membentuk tubuh.
4. Rok panjang warna gelap bukan jeans, polos, dan tidak berbelah dan bukan model span, boleh yang jenis rempel atau menggunakan lipitan asalkan tidak ketat, (untuk hari ke 1,2,3 dan 4).
5. Bagi yang berkerudung mengenakan kerudung warna putih, tidak diikat ke leher dan panjangnya menutupi dada.
6. Memakai rangkap celana panjang (boleh dari bahan apa pun, yang penting menutup aurat)
7. Sepatu tertutup warna gelap dan mengenakan kaos kaki (boleh menggunakan model apapun)

1. Memakai Atribut sebagai berikut:
a. Name Tag, dengan ketentuan:
1) Bahan : Kertas Spotlight berwarna
2) Bentuk : Lingkaran berdiameter 17 cm untuk semua sektor.
3) Tali : pita kecil warna hitam.
4) Warna :
- Sektor 1 : Warna Putih
- Sektor 2 : Warna Hijau Muda
- Sektor 3 : Warna Biru Muda
- Sektor 4 : Warna Kuning
- Sektor 5 : Merah Muda
5) Sisi Depan : 5) Sisi Depan : Berisi pas foto terkini 4 x 6 yang ditempel ditengah atas, Nama, NIM, jurusan, Fakultas,Sektor, Kelompok, Motto hidup.

Gambar 1



6) Sisi Belakang : Catatan kesalahan, dengan format sebagai berikut
HARI, KESALAHAN, RINGAN, BERAT

Gambar 2


b. Alas duduk dari kertas karton hitam dengan ukuran 50 x 50 cm dilapisi plastik
c. Buku MOKA, dengan ketentuan :
1) Buku dibuat sendiri dari buku catatan biasa
2) Sampul buku
a) Terbuat dari kertas spotlight, warna sesuai dengan warna name tag sektor
b) Bertuliskan nama kegiatan {Masa Orientasi Kampus (MOKA) REMA UPI 2010} dengan tulisan menggunakan Spidol warna hitam.

Gambar 3



3) Buku MOKA berisi :
Halaman 1:
a) Biodata peserta, mencakup : Nama, NIM, Fakultas,Sektor,Jurusan, program, kelas, tempat tanggal lahir, alamat asal, alamat di Bandung, No.Telp/HP, e-mail, kegemaran, keterampilan yang dimiliki, sifat, motto hidup.
b) Pas foto pemilik ukuran 3 x 4 ditempel disudut kiri bawah
c) Tanda tangan pemilik disudut kanan bawah

Gambar 4


Halaman 2 : Alasan dan harapan masuk UPI
Halaman 3 :Target pribadi pada 5 tahun ke depan
Halaman 4: Lembar perkenalan (peserta dan panitia)
d) Halaman 4-8 untuk data perkenalan dengan Peserta: Nomor, nama, jurusan, alamat, kelompok, sektor dan tanda tangan.
NO NAMA JRSN KLMPK SEKTOR ALMT TTD

Gambar 5


e) Halaman 9-13 untuk perkenalan dengan Panitia : Nomor, nama, jurusan, jabatan, alamat, pesan, tanda tangan
NO NAMA JRSN JBTN ALMT PSN TTD

Gambar 6


f) Halaman 14-17 untuk kunjungan stand UKM: Nomor, nama UKM, jabatan, alamat kesekretariatan, tanda tangan
NO NAMA UKM JBTN ALMT SEKRE TTD

Gambar 7


d. Alat tulis
e. Membawa tugas yang telah ditentukan oleh OC.
f. Berlaku sopan, dan disiplin selama kegiatan berlangsung

VI. HAK DAN KEWAJIBAN
Peserta
a. Hak
1. mendapatkan fasilitas dan perlakuan yang adil antar sesama peserta
2. menyampaikan pendapat dan pendirian
3. menyampaikan saran dan masukan dalam pengambilan keputusan yang melibatkan peserta
4. melakukan pembelaan sebelum diberi sanksi
b. Kewajiban
1. mengikuti seluruh rangkaian acara MOKA REMA UPI 2010. bila berhalangan hadir atau sakit, maka peserta wajib memberikan keterangan kepada ketua pelaksana.
2. menaati aturan yang berlaku
3. menjaga nama baik almamater
4. melaksanakan setiap keputusan dan peraturan panitia
5. disiplin.


VII. LARANGAN
Peserta
a. Membawa alat hiburan elektronik di lokasi kegiatan seperti gamewatch, walkman, dan sebagainya.
b. Memakai perhiasan berlebihan
c. Mengaktifkan nada dering alat komunikasi seperti HP, PDA, dan sebagainya selama kegitan berlangsung
d. Pulang sebelum kegiatan selesai tanpa izin dari ketua pelaksana MOKA, Penanggungjawab kegiatan kejurusanan/Program studi, dan SC
e. Membawa benda tajam (termasuk gunting dan cutter)
f. Membawa rokok dan atau merokok di lokasi kegiatan (kampus UPI)
g. Membawa dan atau dalam pengaruh narkotika, obat-obatan terlarang, zat adiktif, dan psikotropika lainnya.
h. Membawa VCD, buku, atau gambar porno dan barang lainnya yang dapat merusak akhlak.

VIII. PELANGGARAN DAN SANKSI
IX.1 Pelanggaran
1. Jenis pelanggaran Peserta dikategorikan dalam 2 hal, yaitu:
o Ringan, yang termasuk pelanggaran ringan adalah:
1) Terlambat kurang dari 15 menit, keterlambatan dihitung dari waktu yang sudah ditentukan, misal pukul 06.00 WIB, maka pukul 06.01 -06.15 WIB termasuk pelanggaran ringan.
2) Tidak membawa tugas 1 macam
3) Penampilan tidak sesuai dengan ketentuan
4) Atribut atau tugas tidak sesuai dengan ketentuan
5) Melakukan pelanggaran terhadap larangan point a, b, dan c.
b. Berat, yang termasuk pelanggaran berat adalah:
1) Terlambat lebih dari 15 menit, dengan pejelasan sama seperti pada pelanggaran ringan.
2) Tidak membawa tugas lebih dari 1 macam
3) Atribut tidak lengkap
4) Membuat kekacauan ketika acara berlangsung
5) Menghina, melecehkan dan melakukan tindakan represif ketika acara berlangsung.
6) Melakukan pelanggaran terhadap larangan point d, e, f, g, dan h

IX.2 Sanksi
1. Bagi Peserta yang melanggar ketentuan akan diberikan sanksi berupa :
a. Ringan :
1) Permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan.
2) Diberi teguran atau peringatan atas kesalahan yang dilakukan
3) Memungut sampah minimal 5 buah di sekitar tempat acara berlangsung dan atau mencabut pamflet yang telah habis masa berlaku sebanyak 5 lembar disekitar acara berlangsung.
4) Barang-barang yang seharusnya tidak boleh dibawa diamankan oleh panitia untuk sementara waktu
5) Sanksi atas kesalahan atribut yang tidak sesuai dengan ketentuan disertai perbaikan atribut hingga sesuai dengan ketentuan yang dimaksud.
b. Berat
1) Permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan
2) Diberi teguran atau peringatan atas kesalahan yang dilakukan
3) Barang-barang yang seharusnya tidak boleh dibawa (larangan point e, f, g, h) akan diamankan oleh panitia untuk diadukan kepada mahkamah.
4) Memungut sampah minimal 15 buah di sekitar tempat acara berlangsung dan atau mencabut pamflet yang telah habis masa berlaku sebanyak 15 lembar disekitar acara berlangsung.
5) Membuat resume acara Editorial berita malam.

source: Notes Facebook BEM REMA UPI

Thursday, August 5, 2010

Pinggir Jendela: Terlalu Provokatif Kurang Aktif.

Kamis malam kayak sekarang itu memang serem. Malem Jum'at, katanya. Anehnya, banyak stasiun TV malah bikin acara hantu-hantuan waktu malem Jum'at kayak gini. Bikin tambah ngeri. Bikin tambah serem.

Tapi ada yang punya acara baru diTV. Bukan hantu-hantuan. Bukan serem-sereman. Mereka ngomongin berita-berita yang hangat. Dipandu oleh para laki-laki yang, katanya, pinter-pinter. Provocative Proactive di MetroTV.

Hari ini (05 Agustus 2010) itu tayang perdana acara tersebut. Yang nonton banyak. Saya gak perlu data statistik untuk buktikan ini. Di Twitter saja, kata Proactive jadi Trending Topic (TT) saat tayangan ini berlangsung. Jangan ragu dengan ini, karena TT di Twitter itu skalanya dunia.

Host-nya adalah 4 pria di bidangnya masing-masing: Penyiar radio dan rapper, Pandji Pragiwaksono, digambarkan mewakili para pekerja kantoran. Komedian dan penyiar radio, Ronal Surapraja, dicap sebagai wakil dari rakyat jelata. Novelis, Raditya Dika, dibuat sedemikian rupa agar tampak seperti mahasiswa. Dan satu lagi itu rapper, yang gue kaga tau namanya, dijadikan wakil dari kalangan eksekutif.

Isinya? Kalau anda tanya saya, saya akan jawab: biasa-aja-kagak-ada-yang-luar-biasa.

Terus ukuran TT di Twitter itu apa? Berarti itu luar biasa dong?

Jadi TT itu udah ketebak. Mereka berempat itu adalah celebritweets yang followersnya banyak banget. Mereka punya followers diatas 1000 orang. Bayangkan saja kalau semua followers mereka tweet tentang itu. Lagi pula promosi acara ini sudah ari lama dipromosiin sama mereka. Jadi jangan heran kalau jadi TT.

Secara konten juga, menurut gue, biasa aja. Malah gue lebih suka acaranya Anies Baswedan sebelum acara ini. Acara ini, diawal acara melalui Pandji, ngajak anak-anak muda untuk ikut mengerti politik. Tapi saat acara berlangsung, mereka disuguhkan dengan isi tentang politik yang lebih memojokkan lawan politik. Misalnya seperti menjadikan kesalahan orang lain sebagai bulan-bulanan seluruh rakyat Indonesia. Yaaahh.. Setidaknya kita dapet sebagian dari inti judulnya: Provocative.

Kemana proactive-nya? Saya juga kurang dapet. Kita memang harus proaktif dalam segala hal. Dan, menurut saya, bentuk proaktif itu harus dalam bentuk solusi kemudian dilanjutkan dengan tindakan konkrit. Menurut saya, Acara sebelumnya lebih memberi solusi daripada acara ini. Acara ini tidak (atau belum?) memberi solusi konkrit.

Yah mungkin ini cuma bentuk kekecewaan saya akibat harapan terlalu tinggi karena termakan promosi dunia maya. Acara yang katanya berbeda itu ternyata sama saja dengan acara-acara yang lain.

Atau memang ilmu saya saja yang cuma sepanjang rute Bus DAMRI Leuwi Panjang - Ledeng? Mungkin memang saya yang gak ngerti arti kata Provocative dan Proactive? Ahh.. Gak tahu lah. Saya kan cuma gabungan Ronal dan Dika: Mahasiswa Jelata.

Tapi ini baru episode pertama. Saya yakin acara ini akan menjadi lebih baik lagi. Apalagi dengan keberaniannya untuk 'menyentil' secara langsung letak ketidakberesan di negeri tercinta ini. :)